Kunci Pemberantasan Korupsi (KPK) Oktober 22, 2009
Posted by muktihadid in Artikel, Opini.add a comment
Korupsi adalah penyakit berbahaya berjangkit yang usianya hampir seusia dengan keberadaan manusia di dunia ini. Korupsi merupakan momok monster penggerogot yang dahsyat bagi kesejahteraan kehidupan manusia beradab. Sampai kini menjadikannya sebagai musuh utama negara-negara demokratis di dunia. Tak terkecuali korupsi juga melanda dan berjangkit teramat akutnya di negeri tercinta kita Indonesia.
Korupsi memberikan gelar kepada pelakunya sebagai KORUPTOR, dimana gelar itu menjadi gelar yang dicari-cari oleh mereka yang ingin cepat menjadi kaya bergelimang harta dan naik jabatan setinggi-tinggi dengan cara yang tidak halal dan illegal. Koruptor adalah drakula penghisap darah yang sangat rakus menghisap darah rezeki para saudara sebangsa dan setanah airnya tanpa merasa malu dan bersalah. Padahal harta yang dijarahnya itu hanya akan menjadikannya sebagai kayu bakar api neraka jahanam bagi dirinya dan sanak keluarganya kelak, yang nikmatnya hanya sekejap dan tak akan dibawanya mati ke liang kuburnya. (lagi…)
Deklarasi Kemerdekaan Ciliwung Agustus 17, 2009
Posted by muktihadid in Artikel, lingkungan.1 comment so far
Ciliwung adalah nama sungai yang melegenda di tataran tanah sunda dan Batavia. Keberadaannya sejak zaman Kerajaan Pajajaran dimasa Prabu Siliwangi bertahta. Dimasa itu sungai Ciliwung sangat besar manfaatnya bagi kerajaan Pajajaran karena sangat menunjang sekali bagi irigasi pertanian rakyatnya. Sehingga keasrian dan kebersihannya sangat terjaga sekali. Oleh karenanya sungai Ciliwungpun memberikan dermanya bagi rakyat yang tinggal di pinggiran bantaran sungai Ciliwung khususnya dan rakyat Pajajaran umumnya. Kondisi ini terus terjaga sampai datangnya koloni Belanda ke Nusantara. Dimana Belanda yang berpusat di Batavia sangat memperhatikan dan menjaga selalu keasrian dan kebersihan sungai Ciliwung. Karena mereka paham bahwa sungai Ciliwung adalah nadi bagi perekonomian masyarakat yang ada di sekitar bantaran sungai Ciliwung yang membelah daerah Priangan dan Batavia. Sehingga sungai Ciliwung di kala itu tidak saja bermanfaat bagi irigasi pertanian di sekitar daerah bantarannya namun juga sebagai wisata alam yang sangat menyejukkan dan menentramkan para pelancong dari manca negara.
Kondisi tersebut di atas sangat kontras sekali dengan kondisi sungi Ciliwung masa kini. Berbalik 180 derajat berubahnya. Sungai Ciliwung yang dulu merupakan ikon yang sangat membanggakan bagi Kerajaan Pajajaran dan Pemerintahan Kolonial Belanda yang sangat membantu bagi menunjang kesejahteraan dan keasrian masyarakat dan wilayahnya. Namun kini di era “KEMERDEKAAN” sungai Ciliwung hanya menjadi momok monster yang menakutkan pada setiap musim hujan. Bencana banjir besar membayang di setiap angan dan pikiran warga yang tinggal di bantaran sungai Ciliwung yang dilaluinya. Ribuan dan Milyaran nyawa manusia dan harta benda melayang sia-sia juga kehilangan memori immaterial berupa dokumen-dokumen photo album, surat nikah, ijazah, raport, buku-buku, hanyut bersama “AMUKAN” sungai Ciliwung yang “MURKA” karena eksistensinya di rusak, di abaikan, di acuhkan secara membabi buta oleh manusia-manusia kerdil, primitif dan sangat tidak bertanggungjawab di era “KEMERDEKAAN”. Seandainya saja sungai Ciliwung bisa ngomong! “Kembalikan aku pada masa Kerajaan Pajajaran mendiang Prabu Siliwangi bertahta dan Kolonial Belanda berkuasa!!! Karena merekalah yang paham dan menghormati serta menghargai eksistensiku dan menjaga kelestarianku! Demikianlah “DEKLARASI KEMERDEKAAN CILIWUNG”.
Jika saja di era “KEMERDEKAAN” masih ada manusia-manusia yang memahami,menghormati, menghargai eksistensiku dan menjaga kelestarianku, TIDAKLAH KINI AKU DI CERCA DAN DI KUTUK SEBAGAI SUMBER BENCANA BANJIR…..isak tangis sungai Ciliwung dalam keputus asaannya…..Namun Ciliwung tak pernah putus harapan kepada Tuhan-Nya Yang Maha Agung dan Melindungi, semoga saja masih ada manusia-manusia yang tergerak hatinya memuliakan aku, tapi siapakah gerangan orangnya…..?
( 5-Up-3-No, diantara yang tergerak hatinya memuliakanmu).
Ciliwungku Sayang dan Malang Februari 10, 2009
Posted by muktihadid in Artikel, banjir.1 comment so far
Sungai Ciliwung adalah sungai yang sangat melegenda yang berawal dari tataran Kerajaan Pajajaran pada masa Pemerintahan Prabu Siliwangi. Dan sampai kinipun namanya tetap menggaung mana kala musim hujan tiba. Dulu awalnya Sungai Ciliwung sangat membawa berkah bagi masyarakat dan Kerajaan Pajajaran di kala itu. Sehingga konon nama Ciliwung berasal dari nama Prabu Hiliwung orang tua dari Prabu Siliwangi. Oleh karena itu Sungai Ciliwung benar-benar menjadi tumpuan bagi kehidupan masyarakat Pajajaran di kala itu.
Namun dengan berjalannya waktu Sungai Ciliwung kini nasibnya sungguh merana. Ia tidak lagi menjadi aliran sungai yang didambakan keberkahannya, namun menjadi momok dan teror yang menakutkan bagi warga propinsi Jawa Barat dan DKI Jakarta yang tinggal di sekitar bantaran Sungai Ciliwung. Setiap tahun airnya yang sudah keruh dan beracun masuk pintu warga tanpa diundang, merusak dan menghancurkan harta dan jiwa tanpa ampun. Rumah-rumah, perabotan alat-alat rumah tangga, surat-surat berharga, pakaian, sepatu bahkan nyawa sudah terbilang lagi dan terus akan meminta korban yang tak tahu kapan bencana banjir itu akan sirna dari kehidupan masyarakat yang hidup di sekitar bantaran Sungai Ciliwung akan berakhir.
Sekiranya mendiang Prabu Siliwangi masih hidup pasti beliau akan murka, Sungai Ciliwung yang dulu kala menjadi berkah bagi kehidupan Kerajaannya dengan menjaga kelestarian dan kebersihan ekosistem Sungai Ciliwung. Namun kini Sungai Ciliwung telah berubah menjadi monster yang menakutkan yang siap menerkam dan menenggelamkan harta dan jiwa manusia-manusia yang berada di sekitarnya.
Tak adakah seorang Pemimpin pun di negeri ini yang mampu MEREDAM AMARAH sang Sungai Ciliwung agar bersahabat kembali dan memberikan keberkahan airnya bagi kehidupan masyarakat sekitarnya? Hanya sang waktu yang bisa menjawabnya……………………..
Negara Jangan Takluk dengan Korporasi Juli 15, 2008
Posted by muktihadid in Artikel, berita, humaniora.add a comment
Meskipun investasi di Indonesia diperlukan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, negara tidak boleh tunduk kepada korporasi. Apalagi, negara memiliki mandat konstitusional untuk menjamin kesejahteraan rakyat sebagaimana diamanatkan Pasal 33 UUD 1945.
Paradigma itu tidak boleh digantikan dengan paradigma lain yang lebih cenderung menguntungkan korporasi. Sebab, pereduksian cita-cita nasional untuk memakmurkan rakyat di bawah kekuatan kapital global tentu sangat bertentangan dengan amanat UUD 1945 dan merendahkan kemanusiaan.
Hal itu mengemuka dalam salah satu diskusi dalam Lokakarya Nasional VII HAM di Jakarta, Rabu (9/7). Dalam diskusi bertema “Problem dan Tantangan Pelaku dalam Pelaksanaan Hak Ekonomi, Sosial, dan Budaya” itu hadir sebagai pembicara Menteri Negara BUMN Sofyan Djalil, mantan Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Chalid Muhammad, dan pengajar pada fakultas Hukum Universitas Padjadjaran, Bandung, Rudi Muhammad Rizki. (lagi…)
FOPPI Pelopor Pedagang Pasar Tradisional Mandiri Juli 8, 2008
Posted by muktihadid in Artikel, Umum, humaniora.add a comment
Pedagang patungan mendirikan pasar, menjadikan harga kios jauh lebih murah. Tak puas dengan pola pendirian pasar yang dinilai tidak adil, Federasi Organisasi Pedagang Pasar Indonesia atau FOPPI membuka pasar sendiri, Sabtu (5/7). Pasar yang diberi nama Plasa FOPPI itu berada di Jalan Hasanudin 53-54, dekat Blok M, Jakarta Selatan.
Pasar yang didirikan FOPPI itu menyerupai pasar modern yang lengkap dengan pendingin udara dan toilet yang bersih. Tidak ada kesan tradisional yang becek, panas, dan pengap.
Sekretaris Jenderal FOPPI Cahya Suparno mengatakan, Plasa FOPPI didirikan untuk menampung eks pedagang pasar Blok M yang terbakar beberapa tahun lalu. Pasar itu dapat menampung 80 pedagang, yang mayoritas berjualan pakaian, perhiasan non-emas, dan makanan.
Sebelumnya para pedagang akan ditampung di Blok M Square yang baru didirikan. Namun, kata Cahya, banyak pedagang yang keberatan karena harganya mahal. Selain itu, mereka ditempatkan di lantai dasar yang ternyata di bawah permukaan tanah dan di atasnya terdapar pasar ritel modern Carrefour. (lagi…)
Rahasia Tangan Manusia Juli 2, 2008
Posted by muktihadid in Artikel, hikmah, renungan.1 comment so far
Maha besar Allah swt. yang telah menciptakan manusia menjadi makhluk paling sempurna diantara makhluk hidup lainnya. Allah swt. telah berkenan memilih manusia sebagai khalifah-Nya di muka bumi ini. Bukan hal yang kebetulan jika manusia menjadi makhluk paling sempurna dan dipilih menjadi khalifah-Nya, itu semua sudah menjadi kehendak-Nya.
Benarkah manusia ciptaan Allah swt.? Mengapa pertanyaan ini dilontarkan, karena ada sebagian manusia yang masih tertutup mata hatinya yang masih menyangsikan dan mempertanyakan kebenarannya. Anehnya sebagian manusia yang menyangsikan itu mereka merasa sudah pintar dan tidak memerlukan pertolongan Allah swt. dalam mengarungi kehidupannya di muka bumi ini. Mereka hanya mengandalkan rasionya, rasionyalah sebagai tuhannya. Mereka ini kebanyakan para ilmuwan yang bergelar profesor atau ekonom yang merasa pintar dan kaya, sehingga dengan sombongnya meniadakan keberadaan Allah swt. dalam kehidupan di alam ini dengan berbagai macam argumentasinya. (lagi…)
Sepak bola media pertarungan strategi dan kekuatan Juni 26, 2008
Posted by muktihadid in Artikel.1 comment so far
Siapa yang tak kenal sepak bola, semua manusia sejagad pasti mengenalnya dan mampu memainkannya. Namun tak semua orang mampu bermain sepak bola yang mampu menghasilkan uang dan popularitas. Hanya mereka-mereka yang menekuninya sejak kanak-kanak yang memang mempunyai bakat alami dan di asah oleh latihan yang intensif yang mampu menjadi pemain sepak bola yang handal dan legendaris. Peran pelatih dan sarana yang mendukung dalam latihan sebagai media pengasah bagi keberhasilan sebuah tim sepak bola. Oleh karena itu jika ingin mempunyai Timnas sepak bola yang handal, maka gaji pelatih dan pemain sepak bola harus sama atau diatas gaji presiden. Dijamin pasti deh Timnas Indonesia jadi juara dunia. Ga percaya? coba aja tes, tes, tes. (lagi…)
Tips-tips Awet Muda Juni 4, 2008
Posted by muktihadid in Artikel, Umum, humaniora, sosial.add a comment
Ada beberapa tips agar awet muda:
Ingat Tuhan dalam setiap tarikan napas dan detak jantung kita
http://artikel-kesehatan-online.blogspot.com/2008/05/10-langkah-awet-muda.html
http://www.dechacare.com/Rahasia-Awet-Muda-I167.html
http://www.f-buzz.com/2008/05/14/bercinta-membuat-awet-muda (lagi…)
Krisis Energi dan Pangan Dunia Ulah Spekulan Durjana Juni 1, 2008
Posted by muktihadid in Artikel, Umum, berita.add a comment
Sungguh kasihan nasib 6 milyar manusia di bumi ini, kebutuhan hajat hidup mereka dipermainkan oleh kerakusan para spekulan yang berbentuk korporasi multinasional. Kenaikan harga-harga bahan pangan dan BBM ditengarai akibat ulah para spekulan yang sudah putus rasa kemanusiaannya. Merekalah yang bermain dibalik melonjaknya harga-harga pangan dunia dan BBM. Mereka meraup keuntungan yang luar biasa di atas kesengsaraan milyaran manusia di bumi ini. Mereka bersenang-senang diatas tangisan dan jerit rakyat manusia sedunia. Kasihan para pemimpin negara-negara berkembang dan beberapa negara maju. Mereka dibuat pusing tujuh keliling menghadapi para rakyatnya yang mendemo dan protes karena dinaikkannya harga BBM di masing-masing negaranya. Jangankan Indonesia yang merupakan negara berkembang, Amerika Serikat (AS) saja yang merupakan negara Adi daya tak berdaya oleh ulah para spekulan, akhirnya pasrah tunduk pada harga minyak dunia yang melonjak liar yang direkayasa oleh para spekulan durjana. (lagi…)
Menyusui, Cukup 10 Menit Tapi Teratur April 21, 2008
Posted by muktihadid in Anak Balita, Pendidikan, humaniora.1 comment so far
MENYUSUI bayi berlama-lama kerap dilakukan para ibu dengan maksud dan tujuan beragam. Ada yang melakukannya supaya bayi kenyang, nyaman atau pun untuk membuat tertidur.
Menyusui dengan menuruti keinginan bayi atau dikenal dengan istilah baby-led method ini biasanya banyak direkomendasikan bagi para ibu baru. Namun begitu, metode ini belum tentu yang terbaik bagi sang ibu maupun bayi. Bahkan menurut sebuah riset di Inggris, menyusui dengan tempo singkat tetapi teratur justru lebih baik dan efektif bagi penambahan berat badan bayi. (lagi…)