jump to navigation

Pohon Solusi Banjir dan Kekeringan November 20, 2007

Posted by muktihadid in Artikel, Pohon, Solusi, Umum.
Tags: , , , , , ,
trackback

pohon.jpg Pohon adalah lambang kehidupan di muka bumi ini. Karena sangat penting kemanfaatannya bagi makhluk hidup lainnya terutama manusia. Pohon juga lambang kesuburan suatu wilayah, jika suatu wilayah itu banyak ditumbuhi pepohonan, hijau royo-royo, hutannnya terawat baik dengan lebatnya, tiap-tiap rumah tangga sejuk karena pekarangan rumahnya ditumbuhi pepohonan. Pepohonan juga akan mengundang burung-burung untuk hinggap di ranting-rantingnya dan mensodaqohkan berbagai jenis suaranya yang amat merdu yang dapat menyejukkan jiwa yang suntuk.

 

Pohon adalah makhluk ciptaan Allah swt. yang seluruh bagian yang ada padanya semuanya bermanfaat bagi manusia. Jasanya sangat besar sekali bagi kelestarian hidup manusia di alam ini. Antara manusia dan pohon tidak bisa dipisahkan.

 

Diantara manfaat pohon bagi kelangsungan hidup manusia dan makhluk hidup lainnya adalah :

 

  • menyimpan air hujan yang turun dari langit, yang nantinya akan menjadi air tanah yang berguna sebagai cadangan air bersih untuk memenuhi berbagai kebutuhan manusia dan hewan.
  • membersihkan dan memfilter udara yang dihirup oleh manusia dan hewan.
  • menghasilkan oksigen (O2) untuk bernafas manusia dan hewan.
  • akarnya sangat bermanfaat untuk menyimpan saripati makanan yang bermanfaat sebagai nutrisi manusia, sebagai obat berbagai penyakit, menahan abrasi air laut, dan sebagai dekorasi hiasan rumah.
  • batangnya untuk bahan membuat berbagai bangunan seperti : istana, gedung-gedung, rumah, jembatan dan untuk bahan membuat berbagai jenis furniture.
  • buahnya dimakan oleh manusia dan hewan dengan berbagai vitamin yang dikandungnya untuk kekuatan, kebugaran dan kesehatan tubuh manusia dan hewan.
  • sebagai seni dan keindahan yang amat mengagumkan dan menyejukkan mata manusia yang memandangnya.

pohon-sahadat.jpgMaka tak heran jika Allah swt. sebagai sang Khaliq mentamsilkan Kalimat Thayyibah (kalimat yang baik) bagaikan Sajarah Thayyibah (pohon yang baik). Kita tahu bahwa Kalimat Thayyibah adalah Kalimat Tauhid yaitu Kalimat Syahadat “Laa ilaa ha illallah”. Suatu kalimat yang diucapkan oleh seorang manusia sebagai bukti ketaatan, kepasrahan dan ketundukan seorang hamba kepada Khaliqnya. Kalimat Syahadat ini adalah garansi serta tiket manusia untuk dapat masuk surga yang penuh dengan keindahan dan kenikmatan, sebagaimana tersurat dalam al-Quran surat Ibrahim : 24-25.

pohon-kelapa.jpgPohon juga ternyata sebagai lambang “Persatuan” sebagai syarat kelangsungan hidup manusia di alam ini. Yaitu bersatunya antara akar, batang dan buah dalam satu kesatuan yang diberi nama “Pohon”. Akar adalah ibarat hukum atau aturan yang mengikat dan mengatur hidup manusia di alam ini. Batang ibarat teritorial, tempat atau wilayah dimana manusia hidup atau tinggal. Dan buah ibarat umat manusia sebagai penghuni wilayah (bumi) yang melaksanakan aturan atau hukum yang mengatur dan mengikatnya. Sehingga dengan bersatunya antara akar, batang dan buah dalam suatu pohon, maka bermanfaat dan bernilailah pohon itu bagi kehidupan manusia dan hewan.

Jadi ternyata bahwa nilai-nilai yang terkandung pada pohon adalah suatu tamsil dari Allah swt. untuk manusia agar hidupnya mencontoh kehidupan pohon. Tentunya mencontoh pohon yang baik, agar hasilnya pun baik bagi kelestarian dan kemakmuran hidup manusia dan keturunannya. Karena sesuatu yang baik datangnya dari Allah swt. dan sesuatu yang buruk datangnya dari manusia.

banjir-tamrin.jpgInilah kunci jawaban mengapa di belahan bumi manapun banyak terjadi bencana banjir dan kekeringan yang yang sangat menyusahkan dan menyengsarakan kehidupan manusia. Korban jiwa dan harta benda tidak terhitung lagi jumlahnya, semua hanya sia-sia belak, sebagai lembaran sejarah yang kelam. Ini semua adalah akibat kebodohan dan kelalaian manusia serta kesombongan manusia yang tidak tanggap dan tunduk dengan tamsil dalam al-Quran yang Allah swt. gambarkan tentang “Pohon Yang Baik” untuk manusia agar dijadikan “Filosopi” dalam menjalankan hidupnya. Juga ulah sebagian manusia-manusia serakah yang mementingkan dirinya sendiri tanpa memikirkan kefatalan akibat ketamakannya membabat hutan dengan membabi buta menjadi gundul pelontos seperti kepalanya pak Ogah. Ketidak becusan aparat tata ruang kota dalam menata daerahnya. Banyak tanah persawahan disulap menjadi kawasan industri, villa-villa dan perumahan mewah sehingga berakibat mengurangi lahan resapan air, jika musim hujan datang, air meluncur dengan bebas tanpa ada yang mampu menampungnya sehingga membuat air meluap dari sungai-sungai dan bendungan pun tak mampu lagi menampung derasnya air hujan yang datang bagaikan air bah yang siap menenggelamkan apa saja yang dilaluinya. kekeringan.jpgSedangkan di musim kemarau berakibat kekurangan cadangan air tanah atau air bersih karena tidak ada pepohonan yang menampungnya dikala musim hujan, sehingga sungai-sungai, bendungan air kering kerontang dan sawah-sawah tanahnya retak menganga mengakibatkan panen padi dan tanaman lain gagal total. kelaparan.jpgBencana kelaparan menanti di depan mata!

Maka jika manusia ingin terlindungi dari bencana banjir dan kekeringan, tidak ada jalan lain lagi, solusinya adalah melaksanakan “Filosopi Pohon” dalam kehidupannya. berkebun-sekolahalamjogja.jpgJuga dengan menanam, menjaga serta merawat pepohonan untuk tumbuh dan berkembang berdampingan hidup dengan manusia dimanapun manusia tinggal dan berada.

Iklan

Komentar»

1. Tari - April 24, 2008

Bnar skali,pmerintahn jakarta kurang tegas dlam pembuatan IMB,shgga dgn mudh byk pngusaha yg menanam panen di kota pusat itu.

2. uyi - Juli 8, 2008

sepakat, pembangunan inflastruktur secara egois telah mengabaikan lingkungan, penutupan tanah dengan bahan-bahan yang tidak bisa ditembus air, sangat merugikan. salah satu solusinya adalah dengan menanam pepohonan, saya pernah membaca,bahwa satu pohon besar dapat menyerap kurang lebih 15000 galon air, selain itu dengan adanya pepohonan keberadaan tanah sekitar poho terbuka untuk menyerap air yang ada,selain fungsipohon itu sebagai penadah air hujan

3. bunyani - Juli 8, 2008

maaf, tadi alamat yang atas salah. bila saudara/i uyi keberatan karena nama dan alamat yang dicantumkan. saya pribadi minta maaf. bunyani

4. wonderpics - Juni 9, 2009

saya sangat sepakat dengan solusiu yang telah diajukan, karena dengan penanaman sejuta pohon, maka banjir yang sekarang sudah menjadi hal yang “sangat mengerikan” ini, setidaknya dapat sedikit berkurang.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • November 2007
    S S R K J S M
        Des »
     1234
    567891011
    12131415161718
    19202122232425
    2627282930  
  • Kategori

  • Arsip

  • Tulisan Teratas

  • Tulisan Terakhir

  • Komentar Terbaru

    muktihadid di Misteri Lembing si Kutu H…
    Ajeng di Misteri Lembing si Kutu H…
    Ketchupz Bowo di Kenapa Hari Ahad dirubah Menja…
    Justinus Henry di Misteri Lembing si Kutu H…
    Ahmad samarin Hasibu… di Misteri Lembing si Kutu H…
  • Blog Stats

  • Klik tertinggi

  • Meta

  • ALWAQTU KASYOIF

  • Pengunjung

    Locations of visitors to this page
  • %d blogger menyukai ini: