jump to navigation

Iptek Jembatan Emas Menikmati Surga November 30, 2007

Posted by muktihadid in Artikel, Emas, Iptek, Jembatan Emas, Pendidikan, Surga, Umum.
trackback

Sungguh merupakan karunia yang besar bagi manusia dengan diberikannya telinga sebagai pendengaran, mata sebagai penglihatan dan hati sebagai sarana untuk memahami segala sesuatu, ketiga indera inilah yang disebut akal. Akal manusialah yang membedakannya dengan makhluk hidup lainnya. Superioritas manusia terhadap makhluk hidup lainnya di alam ini karena adanya akal tersebut dalam dirinya. Maka Allah swt. memilihnya sebagai kholifah-Nya di bumi.

Sebagai kholifah, manusia harus melestarikan, mendayagunakan, mengelola dan mengolah bumi ini untuk kemaslahatan hidupnya. Karena memang bumi diperuntukkan untuk hidup manusia dan keturunannya. Dimana di bumilah Allah swt. menyediakan segala apapun yang menjadi kebutuhan hidupnya. Sehingga bumi ini adalah surga bagi manusia sebagaimana tertera dalam QS. 39:74. Namun apa yang tersedia di bumi masih berupa bahan baku atau mentah yang harus diolah lagi sesuai dengan kemanfaatannya sehingga berdayaguna dan bermanfaat bagi kesejahteraan dan kemaslahatan hidup manusia. Hal yang berperan penting dalam mengolah SDA ini tak lain adalah iptek. Manusia diciptakan memang mempunyai kemampuan ilmu untuk mempertahankan dan meningkatkan kualitas hidupnya dibandingkan makhluk hidup lainnya sesuai dengan QS. 2 : 31-33.

Sejarah peradaban manusia selalu meningkat berbanding lurus dengan kemajuan iptek yang dimiliki olehnya. Dari zaman purba yang perkakas alat pertanian dan rumah tangganya terbuat dari batu, tanah, kayu, tulang, cula dan tanduk binatang yang semuanya sangat sederhana ala kadarnya digunakan untuk membantu mempertahankan hidupnya. Hingga abad milenium yang moderen ini, manusia sudah mampu menciptakan alat-alat canggih serba mekanis dan otomatis untuk memudahkan dan menyamankan hidupnya. Manusia kini juga sudah mampu mendobrak keterbatasannya terhadap ruang dan waktu yang selama ini mengungkungnya.

Bumi yang terdiri dari lima benua yang dipisahkan oleh laut dan samudera sudah tidak lagi menjadi penghalang bagi manusia untuk berkomunikasi atau berhubungan dengan manusia dari semua bangsa di lima benua. Benua-benua bagaikan kampung-kampung kecil yang didiami dan dilalui oleh manusia tanpa penyekat dan batas negara. Waktu untuk berhubungan antar benua dapat dilakukan hanya dalam hitungan detik. Istana, bangunan pencakar langit dan tempat-tempat yang indah dapat dibuat oleh manusia dalam waktu dan dana se-efektif dan se-efisien mungkin. Kebutuhan manusia akan makanan, minuman dan kebutuhan hidup lainnya bisa tersaji dengan cepat dengan jasa telekomunikasi seperti telepon, HP dan internet. Kebutuhan jasmani dan rohani, duniawi dan ukhrowi bisa dipenuhi oleh manusia semuanya dengan kemajuan dan kecanggihan iptek yang dikuasainya.

Oleh karena itu sudah saatnya, kita sebagai bangsa Indonesia Raya jika menginginkan kebahagiaan dunia dan akhirat dan merasakan nikmatnya surga dunia, bangsa ini harus melek dan mengusai iptek. Kini masih banyak rakyat Indonesia yang buta aksara dan gatek mengakibatkan mereka hidup dalam keterbelakangan, kebodohan dan kemiskinan. Sudah saatnya kondisi itu harus didobrak, bahu membahu semua komponen bangsa tak tersekat lagi oleh suku, agama dan ras bersama-sama membangun bangsa ini menjadi bangsa yang bermartabat, adil, makmur dan beradab, dengan membangun moral (iman dan taqwa) pemimpin dan rakyatnya, serta pendidikannya terutama mengembangkan dan memajukan ipteknya berapapun biayanya! Sebagai sarana ibadah kepada Allah swt. yaitu berjihad memberantas dan menghancurkan kebodohan dan kemiskinan di bumi pertiwi. Agar bangsa ini mempunyai wibawa dan karisma diantara bangsa-bangsa lain di dunia. Sehingga Indonesia yang merupakan zamrud khatulistiwa menjadi surga bagi manusia yang mendiaminya.

Semoga!

Iklan

Komentar»

1. salsabila - Maret 28, 2008

tapi masalahnya sekarang, orang2 yang menguasai iptek hanyalah org2 yang hidup di perkotaan,gimana tooooohhhh???????????


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • November 2007
    S S R K J S M
        Des »
     1234
    567891011
    12131415161718
    19202122232425
    2627282930  
  • Kategori

  • Arsip

  • Tulisan Teratas

  • Tulisan Terakhir

  • Komentar Terbaru

    muktihadid di Misteri Lembing si Kutu H…
    Ajeng di Misteri Lembing si Kutu H…
    Ketchupz Bowo di Kenapa Hari Ahad dirubah Menja…
    Justinus Henry di Misteri Lembing si Kutu H…
    Ahmad samarin Hasibu… di Misteri Lembing si Kutu H…
  • Blog Stats

  • Klik tertinggi

  • Meta

  • ALWAQTU KASYOIF

  • Pengunjung

    Locations of visitors to this page
  • %d blogger menyukai ini: