jump to navigation

Banjir = Predator Masyarakat Marginal Desember 6, 2007

Posted by muktihadid in Artikel, banjir, lingkungan, masyarakat marginal, Opini, sosial, Umum.
trackback

banjir-07.jpgBanjir lagi, banjir lagi, … itulah gerutuan yang sering terucap dan kita dengar tiap ada bencana banjir melanda.

Banjir adalah bencana yang disebabkan oleh kelalaian dan ketidak pedulian manusia terhadap lingkungan hidupnya. Kini banjir sebagai tamu yang tak diundang kedatangannya, malah ia datang tak kenal musim yang terus berubah tak menentu. Kapan ia datang dan jika datang, kita tidak dapat memprediksi dan mencegahnya. Akibat yang ditimbulkannya juga amat dahsyat bisa menghilangkan nyawa/immateril dan harta benda/materil dalam jumlah besar. Duka sangat terasa bagi masyarakat marginal, sudah miskin tambah miskin lagi. Bahkan yang kaya juga bisa mendadak jadi miskin karena diterjang banjir! Namun bagi masyarakat miskin banjir adalah predator ganas yang siap melumatkan jiwa dan harta bendanya sehabis-habisnya tanpa sisa.

banjir-08.jpgSejak zaman penjajahan Belanda sampai pemerintahan sekarang banjir adalah momok menyeramkan yang selalu menghantui kehidupan masyarakat. Namun anehnya tak satupun manusia Indonesia mampu mengatasinya. Padahal banyak ilmuwan, profesor, cendikiawan, para ahli tata kota alumni Universitas LN, namun tak becus menjinakkan dan menghalau banjir. Padahal bencana banjir tidak memilih siapapun korbannya, semuanya akan digilas olehnya.

banjir.jpgAir kecil menjadi sahabat, tapi jika besar akan menjadi musuh! Hal ini tidak jadi pelajaran, masih saja air disakiti. Hutan-hutan dibabat habis, pohon ditebangi, daerah resapan air berubah fungsi jadi tempat hunian perumahan dan industri, akibatnya adalah Air menjelma menjadi Predator yang mengerikan! Apakah Tuhan salah memberikan tanah air Indonesia bagi bangsa Indonesia? Dimana jiwa patriotismenya wahai bangsaku. Ditangan siapa bumi pertiwi sanggup diurus, apakah harus menunggu bangsa lain yang mengurusnya! Dan kita sebagai penonton dan jadi budaknya? Hanya sang waktu yang bisa menjawabnya.

Iklan

Komentar»

1. rizal - Januari 5, 2008

maka para pejabat,para ahli bilang “bukan banjir ah,jangan ngaco kamu. catat,ini peristiwa alam titik,no comment”

2. deri faisal - Januari 13, 2009

banjir da di indonesia….
apa tanggapan masyarakat dengan adanya bencana tersebut??
dunia menangis……
menjerit dan menderita karena ulahnya sendiri….

3. ubet - Februari 27, 2009

nie q g da tugas dari guru suruh bwat karya ilmiah masalah banjir
skrng q g masuk bab 2
tolong donk…..

4. Eka - November 10, 2009

K’ cma dkit?????


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • Desember 2007
    S S R K J S M
    « Nov   Jan »
     12
    3456789
    10111213141516
    17181920212223
    24252627282930
    31  
  • Kategori

  • Arsip

  • Tulisan Teratas

  • Tulisan Terakhir

  • Komentar Terbaru

    muktihadid di Misteri Lembing si Kutu H…
    Ajeng di Misteri Lembing si Kutu H…
    Ketchupz Bowo di Kenapa Hari Ahad dirubah Menja…
    Justinus Henry di Misteri Lembing si Kutu H…
    Ahmad samarin Hasibu… di Misteri Lembing si Kutu H…
  • Blog Stats

  • Klik tertinggi

  • Meta

  • ALWAQTU KASYOIF

  • Pengunjung

    Locations of visitors to this page
  • %d blogger menyukai ini: