jump to navigation

Keunikan Lalat Januari 9, 2008

Posted by muktihadid in Artikel, humaniora, lingkungan hidup, renungan, sosial.
trackback

Jika Anda merasa sebagai manusia super, hebat, paling berkuasa, berlimpah harta, memiliki banyak pengikut yang akan mengamini setiap ucapan Anda, dan merasa sanggup melawan proses penua’an jasad, serta mempunyai nyawa cadangan, sehingga Anda menganggap bahwa Akulah yang patut di tunduk takuti oleh semua manusia, dan mengganggap Alloh, Tuhan Yang Maha Gagah dan Perkasa itu hanya FATAMORGANA belaka, sehingga Anda dengan sesuka hati berbuat apa saja yang di inginkan oleh hawa nafsu Anda, MAKA buatlah seekor LALAT!!!

Inilah sindiran yang sangat mempesona sekali yang telah di Wahyukan Sang Penyair Agung dalam Kalam Ilahi-Nya: “Hai manusia, telah dibuat perumpamaan, maka dengarkanlah olehmu perumpamaan itu. Sesungguhnya segala yang kamu seru selain Allah sekali-kali tidak dapat menciptakan seekor lalatpun, walaupun mereka bersatu menciptakannya. Dan jika lalat itu merampas sesuatu dari mereka, tiadalah mereka dapat merebutnya kembali dari lalat itu. Amat lemahlah yang menyembah dan amat lemah (pulalah) yang disembah.” (QS. 22/73).

LALAT adalah makhluk yang lemah, namun lebih lemah lagi manusia-manusia yang menyembah/mengabdi selain kepada Alloh Yang Maha Kuasa dan Maha Pemberi Kehidupan. Mereka menyembah HARTA sehingga rela menjadi Koruptor, mereka menyembah TAHTA sehingga rela menjadi Diktator dan Politisi Busuk, mereka menyembah WANITA sehingga rela menjadi Budak Birahi.

Kasihan sekali manusia yang seperti itu… lebih lemah dan hina dari pada LALAT! Selemah-lemahnya LALAT, dia bisa berfungsi sebagai pengurai sampah organik sehingga membusuk dan menyatu dengan tanah, yang berguna bagi kompos tanaman sebagai penyubur tanah yang sangat berguna bagi kelangsungan mata rantai kehidupan di bumi ini.

Namun manusia yang sangat lemah itu, semasa hidupnya hanya akan membawa malapetaka dan bencana bagi manusia lainnya dan hanya menjadi virus yang membahayakan bagi kehidupan semasanya.

Malulah kepada LALAT, hai manusia yang tak punya rasa malu!!! Sebelum nasibmu seperti Qorun, Fir’aun dan kaum Nabi Luth.

Iklan

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • Januari 2008
    S S R K J S M
    « Des   Feb »
     123456
    78910111213
    14151617181920
    21222324252627
    28293031  
  • Kategori

  • Arsip

  • Tulisan Teratas

  • Tulisan Terakhir

  • Komentar Terbaru

    muktihadid di Misteri Lembing si Kutu H…
    Ajeng di Misteri Lembing si Kutu H…
    Ketchupz Bowo di Kenapa Hari Ahad dirubah Menja…
    Justinus Henry di Misteri Lembing si Kutu H…
    Ahmad samarin Hasibu… di Misteri Lembing si Kutu H…
  • Blog Stats

  • Klik tertinggi

  • Meta

  • ALWAQTU KASYOIF

  • Pengunjung

    Locations of visitors to this page
  • %d blogger menyukai ini: