jump to navigation

Perguruan Tinggi Menjadi Pabrik Pengangguran Februari 17, 2008

Posted by muktihadid in Artikel, berita, humaniora, Umum.
trackback

Pendidikan tinggi masih menjadi pabrik pengangguran sehingga terjadi pemborosan dana, waktu, dan SDM. Untuk itu, pembukaan institusi pendidikan tinggi, terutama program-program studinya, perlu lebih cermat dan berhati-hati.

Hal itu dikemukakan pengamat pendidikan dan Guru Besar Emeritus Universitas Negeri Jakarta, HAR Tilaar, Kamis (14/2). Diwartakan sebelumnya, jumlah sarjana yang menganggur melonjak drastis dari 183.629 orang tahun 2006 menjadi 409.890 orang tahun 2007. Ditambah dengan pemegang gelar diploma I, II dan III yang menganggur, berdasarkan pendataan tahun 2007 lebih dari 740.000 orang.

Selain itu, Departemen Pendidikan Nasional mencatat jumlah program studi baru tersebut mencapai 761 program studi di 167 perguruan tinggi. Jauh lebih tinggi dari jumlah program studi yang ditutup pada tahun yang sama, yakni 113 program studi di 64 perguruan tinggi.

“Pendidikan tinggi cenderung menjadi ‘pabrik’ pengangguran. Itu tidak lepas dari kualitas pendidikan. Makin tinggi pendidikan, makin tinggi penganggurannya,” ujarnya.

Harus cermat

Secara terpisah, pengamat pendidikan dari Koalisi Pendidikan, Lodi Paat, mengatakan, pembukaan program studi atau jurusan baru harus benar-benar mempertimbangkan kurikulum dan kualitas pembelajaran yang dijalankan. Dengan demikian, lulusannya kompeten serta dapat memberikan sumbangsih kepada masyarakat. “Walaupun peminatnya banyak, tidak bisa asal membuka program studi begitu saja. Program tersebut harus berkualitas,” ujarnya.

Indikator kualitas itu antara lain ketersediaan fasilitas dasar seperti pusat sumber belajar seperti perpustakaan, laboratorium, serta relasi antara mahasiswa dan dosen dalam proses belajar-mengajar. Pembukaan program studi yang tidak berkualitas hanya pemborosan waktu, dana, dan energi.

Dikutip: KOMPAS, Sabtu, 16 Februari 2008, HUMANIORA.

Iklan

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • Februari 2008
    S S R K J S M
    « Jan   Mar »
     123
    45678910
    11121314151617
    18192021222324
    2526272829  
  • Kategori

  • Arsip

  • Tulisan Teratas

  • Tulisan Terakhir

  • Komentar Terbaru

    muktihadid di Misteri Lembing si Kutu H…
    Ajeng di Misteri Lembing si Kutu H…
    Ketchupz Bowo di Kenapa Hari Ahad dirubah Menja…
    Justinus Henry di Misteri Lembing si Kutu H…
    Ahmad samarin Hasibu… di Misteri Lembing si Kutu H…
  • Blog Stats

  • Klik tertinggi

  • Meta

  • ALWAQTU KASYOIF

  • Pengunjung

    Locations of visitors to this page
  • %d blogger menyukai ini: