jump to navigation

Setelah Eropa, Jepang Siapkan Larangan Merokok April 20, 2008

Posted by muktihadid in Artikel, berita, humaniora, sosial, Umum.
trackback

Selolah mengikuti Eropa, Jepang akan berlalukan larangan merokok di tempat umum. Menurut Japan Tobacco Inc., jumlah perokok turun 26 persen pada 2007

ImageDalam waktu tidak lama lagi, Jepang bukan lagi menjadi tempat menyenangkan bagi perokok seperti yang selama ini dikenal. Pemerintah Jepang segera memberlakukan larangan merokok di tempat-tempat umum di negeri itu.

Namun, larangan tersebut tidak berlaku serentak. Pemberlakuannya juga berbeda-beda di tiap perfektur (semacam provinsi). Di Perfektur Kanagawa yang menaungi Yokohama, misalnya, pemerintah mengusulkan agar larangan itu diberlakukan di tempat hiburan, sekolah, rumah sakit, dan pusat perbelanjaan. Perfektur Kanagawa berpenduduk 8,9 juta jiwa.

Bila benar-benar diberlakukan, larangan tersebut menjadi yang pertama di Jepang. Masyarakat negeri itu memang mulai kurang bisa menoleransi mereka yang merokok di tempat umum. Setelah larangan tersebut berlaku, pelanggar akan didenda.

“Larangan merokok sudah menjadi tren global. Ini merupakan salah satu kampanye kami untuk mengurangi risiko merokok pasif, yang memunculkan risiko beragam penyakit atas kelompok non-perokok,” kata Kazuko Hara, pejabat yang mengurus draf larangan tersebut.

Sejauh ini, merokok masih dilakukan warga Jepang di tempat umum, seperti bar dan restoran. Meski begitu, beberapa fasilitas umum belakangan mulai menjadi area bebas asap rokok. Misalnya, kereta api dan peron stasiun kereta api.

Januari lalu, hampir semua taksi di Tokyo mulai melarang penumpang merokok. Sejak itu, terlihat pengurangan jumlah warga yang merokok di tempat umum.

Menurut Japan Tobacco Inc., jumlah rata-rata perokok turun 26 persen pada 2007.

Sebelumnya, prakarsa awal kampanye anti merokok PBB justru muncul dari Negara Eropa. Juli 2005, Uni Eropa meminta semua negara Uni Eropa melarang iklan rokok di semua terbitan, radio, dan internet.

Kini, gerakan larangan merokok sudah merata di Eropa. Termasuk di Norwegia, Swedia, Italia, Spanyol, Inggris, dan Rusia Akibat undang-undang larangan merokok. di Italia telah menyebabkan penurunan penjualan rokok secara besar-besaran dan setengah juta orang berhenti merokok. Walaupun merokok telah mengakar dalam gaya hidup bangsa Spanyol, secara mengagumkan, sekitar 70% dari penduduk mendukung larangan itu. [ap/jp/ www.hidayatullah.com]

Iklan

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • April 2008
    S S R K J S M
    « Mar   Jun »
     123456
    78910111213
    14151617181920
    21222324252627
    282930  
  • Kategori

  • Arsip

  • Tulisan Teratas

  • Tulisan Terakhir

  • Komentar Terbaru

    muktihadid di Misteri Lembing si Kutu H…
    Ajeng di Misteri Lembing si Kutu H…
    Ketchupz Bowo di Kenapa Hari Ahad dirubah Menja…
    Justinus Henry di Misteri Lembing si Kutu H…
    Ahmad samarin Hasibu… di Misteri Lembing si Kutu H…
  • Blog Stats

  • Klik tertinggi

  • Meta

  • ALWAQTU KASYOIF

  • Pengunjung

    Locations of visitors to this page
  • %d blogger menyukai ini: