jump to navigation

Kunci Pemberantasan Korupsi (KPK) Oktober 22, 2009

Posted by muktihadid in Artikel, Opini.
trackback

Korupsi adalah penyakit berbahaya berjangkit yang usianya hampir seusia dengan keberadaan manusia di dunia ini. Korupsi merupakan momok monster penggerogot yang dahsyat bagi kesejahteraan kehidupan manusia beradab. Sampai kini menjadikannya sebagai musuh utama negara-negara demokratis di dunia. Tak terkecuali korupsi juga melanda dan berjangkit teramat akutnya di negeri tercinta kita Indonesia.

Korupsi memberikan gelar kepada pelakunya sebagai KORUPTOR, dimana gelar itu menjadi gelar yang dicari-cari oleh mereka yang ingin cepat menjadi kaya bergelimang harta dan naik jabatan setinggi-tinggi dengan cara yang tidak halal dan illegal. Koruptor adalah drakula penghisap darah yang sangat rakus menghisap darah rezeki para saudara sebangsa dan setanah airnya tanpa merasa malu dan bersalah. Padahal harta yang dijarahnya itu hanya akan menjadikannya sebagai kayu bakar api neraka jahanam bagi dirinya dan sanak keluarganya kelak, yang nikmatnya hanya sekejap dan tak akan dibawanya mati ke liang kuburnya.

Korupsi adalah perbuatan manusia yang teramat bodoh di dunia ini.Bagaimana tidak bodoh ? Kelakuannya itu hanya akan membuat bencana bagi dirinya dan keluarganya saja, kok tega-teganya ya ada manusia yang mau menjerumuskan dirinya dan keluarganya ke lembah kehancuran dan kenistaan, kalau bukanlah orang idiot namanya yang mau melakukan perbuatan bodoh itu.

Korupsi bukan merupakan perbuatan manusia yang mempunyai hati nurani, tetapi perbuatan yang dilakukan karena bisikan dan rayuan gombal hawa nafsunya belaka, yang akan melumatkan dirinya menjadi debu bagai api melahap kayu sampai menjadi debu yang hilang tak berbekas tertiup angin topan.

Korupsi hanya bisa diberantas oleh manusia yang sangat sayang kepada dirinya dan sadar akan keberadaan dirinya, karena sesungguhnya manusia itu menjadi saksi atas dirinya sendiri (Q.S. 75/14), yaitu pada hari (ketika), lidah, tangan dan kaki mereka menjadi saksi atas mereka terhadap apa yang dahulu mereka kerjakan (Q.S. 24/24). Sehingga apabila mereka sampai ke neraka, pendengaran, penglihatan dan kulit mereka menjadi saksi terhadap mereka tentang apa yang telah mereka kerjakan (Q.S. 41/20). Jadi intinya yang mampu memberantas korupsi adalah manusia itu sendiri sebagai individu, bahwa apapun perbuatannya dari yang baik atau buruk seluruh anggota tubuhnya akan menjadi saksi bagi dirinya sendiri bukan orang lain! Koruptor bisa berbohong kepada hukum manusia dan para saksi palsu, tapi dia tidak bisa bohong kepada dirinya sendirinya (seluruh anggota tubuhnya) karena lidah, tangan, kaki, pendengaran, penglihatan dan kakinya akan menjadi saksi kunci terhadap segala perbuatan yang telah dikerjakannya. Lalu masih berani ingin jadi koruptor ?………

Iklan

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • Oktober 2009
    S S R K J S M
    « Agu   Nov »
     1234
    567891011
    12131415161718
    19202122232425
    262728293031  
  • Kategori

  • Arsip

  • Tulisan Teratas

  • Tulisan Terakhir

  • Komentar Terbaru

    muktihadid di Misteri Lembing si Kutu H…
    Ajeng di Misteri Lembing si Kutu H…
    Ketchupz Bowo di Kenapa Hari Ahad dirubah Menja…
    Justinus Henry di Misteri Lembing si Kutu H…
    Ahmad samarin Hasibu… di Misteri Lembing si Kutu H…
  • Blog Stats

    • 143,238 hits
  • Klik tertinggi

    • Tidak ada
  • Meta

  • ALWAQTU KASYOIF

  • Pengunjung