jump to navigation

Tata Lingkungan yang Asri, Bersih dan Bersahabat Dapat Memperpanjang Usia Warganya Mei 19, 2010

Posted by muktihadid in Artikel, humaniora, Tidak terkategori.
trackback

Jika anda ingin usia panjang dan hidup bahagia di dunia ini, sesuatu yang semua orang banyak yang menginginkan hal itu. Namun hal tersebut tidaklah dengan simsalabim dapat tercipta dengan sendirinya tanpa upaya untuk menciptakannya.

Dari pengalaman manusia-manusia yang berusia panjang adalah dikarenakan mereka tinggal dalam lingkungan yang dapat menyebabkan mereka dapat hidup lama di bumi ini.

Ada beberapa faktor yang menyebabkan mereka mampu berusia panjang, mungkin anda sudah tidak sabaran untuk mengetahuinya, begitu juga dengan saya, kita sama-sama ingin hidup berusia panjang dan bahagia juga toh?

Nah ini dia faktor-faktor yang dapat memperpanjang usia manusia di bumi :

Satu, faktor internal : memiliki kejernihan hati sebening air sungai yang dapat diminum semua makhluk hidup dan dapat bercermin dengannya; memiliki positif thingking dengan segala kejadian hidup yang menimpanya, baik dan buruknya pasti ada hikmah dibalik itu semua; selalu bersyukur dengan apa yang dilimpahkan kepadanya dan berusaha melestarikan hal-hal yang positif bagi dirinya dan orang lain; bekerja dan berdoa dalam setiap derap langkah hidupnya.

Dua, faktor eksternal : lingkungan hidup yang asri, bersih dan bersahabat. kondisi ini hanya bisa diciptakan oleh manusia-manusia yang memiliki faktor internal diatas, apakah ia pemimpin atau masyarakat biasa, sehingga ada sinergi keduanya untuk bahu membahu menciptakan, memelihara dan melestarikan lingkungan yang kondusif tersebut, dan ini sudah harga mati.
Dari pengalaman, penduduk pedalaman yang hidup di daerah pegunungan dan terpencil jauh dari hirup pikuk kehidupan orang kota yang katanya modern, mereka lebih mampu menghargai alam dan menjaganya untuk kemaslahatan hidup dirinya dan masyarakatnya, ternyata mereka lebih mengerti dan menghargai alam lingkungannya dari pada orang kota yang sok modern yang hidupnya kadang lebih tak berbudaya dibanding dengan seekor hewan. Karenanya alam memberikan perlindungan yang tak terhingga kepada masyarakat dusun tsb. Sesungguhnya antara Hukum Alam, Alam dan Manusia adalah mengikat satu dengan yang lainnya. Jika ada yang terpisah diantara ketiganya, maka kerusakan yang terjadi. Nah ketiga nilai arif inilah yang sangat dipahami oleh penduduk tradisional di pedalaman. Maka jangan heran mereka sangat mesra sekali dengan segala penghuni alam lingkungannya, sehingga berkah usia panjang dan bahagia wajarlah dapat mereka raih dan rasakan.

Bagaimana dengan lingkungan anda?

Iklan

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • Mei 2010
    S S R K J S M
    « Jan   Jun »
     12
    3456789
    10111213141516
    17181920212223
    24252627282930
    31  
  • Kategori

  • Arsip

  • Tulisan Teratas

  • Tulisan Terakhir

  • Komentar Terbaru

    muktihadid di Misteri Lembing si Kutu H…
    Ajeng di Misteri Lembing si Kutu H…
    Ketchupz Bowo di Kenapa Hari Ahad dirubah Menja…
    Justinus Henry di Misteri Lembing si Kutu H…
    Ahmad samarin Hasibu… di Misteri Lembing si Kutu H…
  • Blog Stats

  • Klik tertinggi

  • Meta

  • ALWAQTU KASYOIF

  • Pengunjung

    Locations of visitors to this page
  • %d blogger menyukai ini: