jump to navigation

Siapakah Kini Adidaya yang Sesungguhnya Juni 3, 2010

Posted by muktihadid in Artikel, humaniora.
trackback

Dunia seakan tersentak dengan drama penyerangan Israel kepada sukarelawan yang tergabung dalam misi Freedom Flotilla ke Jalur Gaza. Sebagian besar pertumpahan darah terjadi di atas kapal Mavi Marmara yang berbendera Turki. Kapal itu membawa ratusan aktivis pro-Palestina dari sekitar 30 negara.
Pasukan komando Israel naik ke salah satu dari kapal-kapal yang membawa bantuan tujuan Jalur Gaza itu dalam serangan Senin (31/05/2010) subuh. Seperti dikabarkan Kantor berita China, Xinhua, dan kantor berita Iran, IRNA, insiden penyerangan di kapal Mavi Marmara menyebabkan 19 sukarelawan tewas dan bantuan untuk rakyat Palestina sebanyak 10.000 ton tidak tersalurkan. Bantuan yang terdiri dari bahan makanan, bahan bangunan, hingga obat-obatan hingga kini masih disita tentara Israel.

Militer Israel mengatakan, pasukan komando itu terpaksa menggunakan kekerasan setelah mereka diserang para aktivis dengan tongkat dan pisau segera setelah mereka mendarat di geladak kapal itu. Para penyelenggara armada yang disebut “Freedom Flotila” itu membantah pernyataan militer Israel tersebut dan mengatakan, tentara itu mulai menembak segera setelah mereka naik ke kapal tersebut.
Sementara itu Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menegaskan, blokade Israel adalah penting untuk mencegah senjata-senjata masuk ke Gaza. Hamas terus mempersenjatai dirinya dan Iran terus mengirim senjata kepada Hamas.

Segera saja seluruh dunia internasional, baik kawan dan lawan Israel mengecam keras dan mengutuk insiden yang biadab itu. Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) menyerukan kapal-kapal dan warga sipil yang berada di kapal itu dibebaskan, dan bantuan kemanusiaan hendaknya diteruskan ke Gaza.
DK juga menyerukan agar dilakukan penyelidikan cepat berstandar internasional yang transparan, netral, dan bisa dipercaya.

Namun kita semuapun tahu, bagai anjing menggonggong kafilah berlalu. Walau Israel mendapat hujatan, kritikan dan kutukan dari dunia internasional, Israel tetap ngotot pada pendiriannya untuk tetap memblokade Jalur Gaza yang menurutnya merupakan jalur rawan teroris dari HAMAS untuk mendapatkan suplay persenjataan dari Iran, dengan alasan untuk melindungi wilayah Israel dari serangan HAMAS.

Begitulah Supremasi Israel di blantika dunia Internasional kini, negara kecil namun KUASA menentang arus hujatan dan tetap kekeh pada pendiriannya yang menurutnya benar. Negara-negara yang katanya adidaya seperti USA dan sekutu-sekutunya bagai lifeservice ikut mengecam insiden itu. Namun pada akhirnya nanti tak ada sangsi apapun yang dijatuhkan kepada Israel atas insiden tersebut.

Kitapun bertanya-tanya sebenarnya ada kekuatan apa yang membuat Israel dengan bebas dan yakinnya berbuat sekehendaknya yang menurutnya benar sendiri tanpa menghiraukan nilai-nilai universal yang luhur seperti perdamaian, persaudaraan dan keadilan.

Segitiga antara Palestina (P), HAMAS (H) dan Israel (I) adalah para aktor yang saling berseteru yang mengakibatkan persoalan di tanah para nabi-nabi itu tak pernah kunjung usai. Masing-masing mempertahankan egonya yang dianggap benar sendiri.

Andai saja mendiang Nabi Ibrahim as. masih hidup, pasti menangis menyaksikan para anak cucunya saling berseteru untuk memperebutkan sejengkal tanah yang takkan dibawanya mati.
Andai saja mereka (P.H,I) paham bahwa mereka berasal dari garis keturunan yang satu (nabi Ibrahim)http://infokito.wordpress.com/2008/01/18/silsilah-keturunan-dan-asal-usul-nabi-ibrahim-as/ yang bertuhankan satu Tuhan,Allah Yang Maha Esa (Q.S. 46/17), lahir dari bumi yang satu, dan berasal dari umat yang satu (Q.S. 2/213). Pastilah mereka akan mengedepankan masa depan anak cucunya kelak agar hidup berdampingan dengan damai dan sejahtera dengan mengesampingkan egoisme masing-masing yang mengakibatkan permusuhan yang berkepanjangan dan saling menumpahkan darah sehingga hidup penuh kecemasan sepanjang masa.

Tidak ada yang menang dalam pertikaian segitiga berdarah itu, ketiganya sama-sama KALAH, mengalami hidup yang tidak menentu yang selalu dirundung kecemasan mencekam sepanjang masa.
Yang menang adalah nafsu amarah/syaitan yang bersorak sorai melihat anak-anak manusia saling berperang menumpahkan darah yang tidak berkesudahan. Dan Adidaya sesungguhnya bukanlah USA atau Israel, tapi nafsu amarah/syaitanlah yang menjadi penguasa tunggal di bumi kini.

Padahal syaitan adalah makhluk yang lemah, sangat merugi mengikuti hasratnya yang menyesatkan, sehingga syaitan mengakuinya dalam Q.S. 14/22 : Dan berkatalah syaitan tatkala perkara (hisab) telah diselesaikan: “Sesungguhnya Allah telah menjanjikan kepadamu janji yang benar, dan akupun telah menjanjikan kepadamu tetapi aku menyalahinya. Sekali-kali tidak ada kekuasaan bagiku terhadapmu, melainkan (sekedar) aku menyeru kamu lalu kamu mematuhi seruanku, oleh sebab itu janganlah kamu mencerca aku akan tetapi cercalah dirimu sendiri. Aku sekali-kali tidak dapat menolongmu dan kamupun sekali-kali tidak dapat menolongku. Sesungguhnya aku tidak membenarkan perbuatanmu mempersekutukan aku (dengan Allah) sejak dahulu.” Sesungguhnya orang-orang yang zalim itu mendapat siksaan yang pedih.

Wahai Tuan Mahmoud Abbas, Tuan Ismail Haniya, dan Tuan Benjamin Netanyahu, Tuan-tuan adalah manusia-manusia mulia dan terhormat, manusia terbaik pilihan bangsa tuan-tuan, sudahilah pertikaian yang hanya menguras energi bangsa tuan-tuan, pertumpahan darah yang tak ada habis-habisnya. Sambutlah matahari perdamain bersama, kawallah masa depan anak cucu bangsa tuan-tuan yang penuh toleransi dan perdamaian. Semoga para malaikat di langit mendoakan kesejahteraan dan kedamaian bangsa tuan-tuan. Kedamaian dunia sangat bergantung kepada kearifan hati tuan-tuan sekalian.

Salam Toleransi dan Perdamaian…

Iklan

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • Juni 2010
    S S R K J S M
    « Mei   Jul »
     123456
    78910111213
    14151617181920
    21222324252627
    282930  
  • Kategori

  • Arsip

  • Tulisan Teratas

  • Tulisan Terakhir

  • Komentar Terbaru

    muktihadid di Misteri Lembing si Kutu H…
    Ajeng di Misteri Lembing si Kutu H…
    Ketchupz Bowo di Kenapa Hari Ahad dirubah Menja…
    Justinus Henry di Misteri Lembing si Kutu H…
    Ahmad samarin Hasibu… di Misteri Lembing si Kutu H…
  • Blog Stats

  • Klik tertinggi

  • Meta

  • ALWAQTU KASYOIF

  • Pengunjung

    Locations of visitors to this page
  • %d blogger menyukai ini: