jump to navigation

Dunia Rapuh Menuju Keabadian November 5, 2010

Posted by muktihadid in Artikel, hikmah, humaniora, Kehidupan, sosial.
Tags: , ,
trackback

Hidup di dunia seperti terasa dalam alam mimpi yang sangat singkat. Jika kita suatu saat merenung sejenak dalam kesadaran dan bertanya dalam hati kecil kita, kok tau-tau aku sudah berada di sini, bekerja di sini, tinggal di sini, memiliki ini dan itu, dan me-replay kejadian-kejadian hidup di masa lalu kecil kita, pasti kita akan terheran-heran betapa begitu singkatnya waktu bergulir , seperti baru kemarin peristiwa-peristiwa yang kita alami baru saja terjadi, segala kejadian yang dialami seperti tak terjadi apa-apa.

Namun peristiwa-peristiwa yang pernah kita alami walaupun berdurasi sangat singkat dan bersifat temporer dan rapuh, ia menjadi Catatan Abadi dalam kehidupan kelak sesudah kita meninggalkan dunia yang rapuh ini.

Sungguh kasihan, manusia-manusia yang semasa hidupnya di dunia penuh dengan kesombongan, keangkuhan, kebiadaban kepada sesama, catatan hidupnya akan terpampang abadi terbaca jelas oleh generasi kemudian yang membuatnya dicerca dan dikutuk sepanjang masa, manusia dan Tuhannya tidak RIDHO kepadanya.

Berbahagilah, manusia-manusia yang semasa hidupnya di dunia penuh dengan amal yang baik bagi sesama, catatan hidupnya pun akan terpampang abadi terbaca jelas oleh generasi kemudian yang membuatnya dikenang manis dan menjadi suriteladan yang baik sepanjang masa, manusia dan Tuhannya sangat RIDHO kepadanya.

Fir’aun adalah sosok manusia yang angkuh dan biadab kepada rakyat bawahan dan musuhnya. Sampai-sampai ia berani mendeklarasikan dirinya sebagai Tuhan ( Q.S. 72:24 ). Diktator yang sombong dan arogan, ucapannya adalah hukum, hidup dan mati, susah dan senang rakyatnya tergantung ucapan dan telunjuknya. Maka Alloh mengazabnya dengan azab di akhirat dan azab di dunia, sebagai pelajaran bagi manusia yang takut (kepada Tuhannya) ( Q.S. 79:25-26 ). Dengan meng”abadikan” badannya (Q.S. 10:92), setelah tenggelam di laut merah mayatnya terdampar di pantai diketemukan oleh orang-orang Mesir lalu dibalsem, sehingga utuh sampai sekarang dan dapat dilihat di musium Mesir.

Kisah tentang Fir’aun, adalah pelajaran yang sangat menghujam bagi para pemimpin-pemimpin dunia dan siapa saja, agar nasib mereka tidak sepertinya. Kisahnya seperti dunia rapuh menuju keabadian.

Gambar mummi Fir’aun yang sekarat sepanjang masa :
ramses_8

Iklan

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • November 2010
    S S R K J S M
    « Agu   Des »
    1234567
    891011121314
    15161718192021
    22232425262728
    2930  
  • Kategori

  • Arsip

  • Tulisan Teratas

  • Tulisan Terakhir

  • Komentar Terbaru

    muktihadid di Misteri Lembing si Kutu H…
    Ajeng di Misteri Lembing si Kutu H…
    Ketchupz Bowo di Kenapa Hari Ahad dirubah Menja…
    Justinus Henry di Misteri Lembing si Kutu H…
    Ahmad samarin Hasibu… di Misteri Lembing si Kutu H…
  • Blog Stats

  • Klik tertinggi

  • Meta

  • ALWAQTU KASYOIF

  • Pengunjung

    Locations of visitors to this page
  • %d blogger menyukai ini: