jump to navigation

KEAJAIBAN DAMPAK DAHSYAT DARI MENJAGA WUDHU DALAM KEHIDUPAN SOSIAL November 3, 2014

Posted by muktihadid in Artikel, hikmah.
add a comment

SUBHANALLAH, Maha Suci Allah Yang telah menurunkan Syariat-Nya Yang Maha Sempurna bagi kehidupan makhluk-Nya di alam semesta ini. Salah satu Syariat-Nya adalah ber-WUDHU.

Menurut bahasa, Wudhu artinya Bersih dan Indah. sedangkan menurut istilah (syariah Islam) artinya menggunakan air pada anggota badan tertentu dengan cara tertentu yang dimulai dengan niat guna menghilangkan hadast kecil. Wudhu merupakan salah satu syarat sahnya sholat (orang yang akan sholat, diwajibkan berwudhu lebih dulu, tanpa wudhu shalatnya tidak sah.

Media yang digunakan dalam ber-Wudhu adalah Air atau debu jika sulit ditemukan air atau dalam kondisi sakit (dinamakan ber-Tayamum)

Anggota tubuh yang dibasuh dalam ber-Wudhu adalah kedua telapak tangan, mulut, dua lubang hidung, wajah, kedua lengan tangan, kepala, kedua telinga, kedua kaki. Yang kesemua anggota tubuh inilah yang menggerakkan segala aktifitas manusia dalam kesehariannya.

Diantara hal-hal yang membatalkan Wudhu, yaitu : Hilang akal yang disebabkan karena narkoba, minuman keras, pingsan ataupun gila, Menyentuh kemaluan atau dubur secara sengaja atau tidak, dengan telapak tangan bagian dalam atau luar, dan tanpa alas, Menyentuh kemaluan laki- laki atau perempuan dengan syahwat, kecuali anak kecil di bawah usia tujuh tahun dan tanpa syahwat, ciuman, baik yang disertai syahwat atau tidak.

Jadi kesimpulannya adalah dengan menjaga Wudhu merupakan proteksi dan pencegahan seseorang dalam beraktifitas untuk selalu berbuat positif dan meninggalkan perbuatan yang negatif berlandaskan syahwat yang akan menimbulkan kerusakan bagi dirinya dan masyarakat di lingkungannya. Seperti mewujudkan dan memelihara hidup yang sehat dan bersih serta indah, berfikir dan bersikap positif, tenang,arif dan bijaksana. Tercegah dari segala perilaku negatif, seperti mengumbar hawa nafsu sehingga berbuat atau mengambil sesuatu yang bukan haknya (mencuri, merampok atau korupsi), berdusta, memfitnah, menggunjing, berbuat asusila (mencabuli atau memerkosa), selalu berpikir negatif, pemarah, arogan, egois, hilang akal karena penyalahgunaan narkoba,miras, mengunjungi tempat-tempat maksiat

Pantaslah Ali bin Abi Thalib dan Bilal bin Rabah mendapatkan keistimewaan dari perilaku kehidupannya dan ganjaran derajat yang tinggi dari Allah Subhanahuwata’ala atas berkatnya menjaga WUDHU.

Semoga kiranya kitapun mampu menjaga Wudhu dengan se-Izin-Nya, sehingga menjadi pribadi-pribadi yang Rahmatan lil ‘Alamin. Aamin Ya Robbal’Alamin.

  • November 2014
    S S R K J S M
    « Sep    
     12
    3456789
    10111213141516
    17181920212223
    24252627282930
  • Kategori

  • Arsip

  • Tulisan Teratas

  • Tulisan Terakhir

  • Komentar Terbaru

    muktihadid di Misteri Lembing si Kutu H…
    Ajeng di Misteri Lembing si Kutu H…
    Ketchupz Bowo di Kenapa Hari Ahad dirubah Menja…
    Justinus Henry di Misteri Lembing si Kutu H…
    Ahmad samarin Hasibu… di Misteri Lembing si Kutu H…
  • Blog Stats

  • Klik tertinggi

  • Meta

  • ALWAQTU KASYOIF

  • Pengunjung

    Locations of visitors to this page